• Hati-hati Memilih Dokter Bedah Kosmetik
  • Radio CBL Fm bandung, 21-08-2013 13:36:59
  •           0 vote
    • bedah Setiap tahun, sekitar 1 juta warga Cina mendapatkan bedah kecantikan seperti rhinoplasty atau epicanthoplasty, yang mana, antara satu dan dua persennya adalah operasi hidung yang gagal. Dan menurut China Quality Daily, lebih dari 200.000 gugatan diajukan di Cina pada dekade terakhir.
      Bahkan dalam operasi plastik Mecca seperti Korea, dimana 76 persen perempuan berusia 20-an dan 30-an telah menjalani operasi kosmetik, kita masih melihat orang-orang seperti Hang Mioku (seorang wanita Korea yang menjadi begitu terobsesi dengan operasi plastik yang sekali waktu mendapati kehabisan silikon dari ahli bedah plastik, kemudian membawanya pada suntik wajah dengan menggunakan minyak goreng).

      Dr Marco Faria Correa, seorang ahli bedah plastik dari Brazil bersertifikat internasional yang berpraktek di Gleneagles & East Shore Medical Centre, Singapura, mengatakan, “Meskipun metode lanjutan bedah plastik telah membuat prosedur yang sangat aman dan kesalahan hampir kecil, praktisi dan kadang-kadang pasien sendiri harus disalahkan atas insiden yang tidak berhasil.”

      Lalu mengapa kita melihat banyak sekali orang yang mau mendapati risiko tersebut?
      Menurut Dr Marco, iklan yang menyesatkan dan potongan harga atau diskon besar-besaran bisa menjadi alasan utama dan daya tarik sendiri bagi para pasien dalam memilih.

      “Orang-orang tertarik dengan diskon dan promosi, padahal menghemat untuk urusan medis dan kesehatan merupakan salah besar. Beberapa dokter memang lebih mahal dibanding dokter lainnya karena mereka menyediakan fasilitas dan keamanan yang baik di rumah sakit. Hal ini penting karena seorang ahli bedah plastik yang praktek di sebuah rumah sakit yang baik dapat mendapatkan bantuan ahli medis lainnya jika dihadapi oleh keadaan darurat,” tambah Dr Marco.

      Pasien yang menginginkan prosedur kosmetik harus melakukan PR dan risetnya terlebih dahulu sebelum memutuskan dokter yang dipilihnya. Ketika pasien mendatangi dokter bedah untuk konsultasi, penting untuk bertanya tentang kualifikasi dan pelatihan mereka.

      Mengacu pada hal itu, pastikan periksa kembali informasi dengan badan pengawas yang diakui. Temui dan wawancara beberapa dokter untuk mendapatkan pendapat kedua atau bahkan pendapat ketiga.

      Kunjungi klinik mereka dan jika mungkin, bicara dengan pasien lain di ruang tunggu tentang pengalaman mereka. Seorang ahli bedah yang baik, terlepas dari popularitasnya, salah satu yang perlu diperhatikan adalah sertifikasi dan memiliki hak istimewa di rumah sakit. ©FlyFreeForHealth2010

      sumber : perempuan.com


Komentar

  • 0

  • Latest Tune-In